Dunia digital bisa mencakup banyak hal, salah satunya adalah digital advertising atau iklan digital, yakni suatu iklan berbasis online yang ditayangkan dan disalurkan melalui berbagai kanal, seperti di mesin pencarian (SERP), situs website, aplikasi seluler, ragam media sosial dan media digital lainnya.
Secara umum, ada banyak jenis digital advertising yang dijalankan oleh pengiklan selama ini di dunia digital marketing. Salah satunya yaitu programmatic advertising atau lebih sering disebut sebagai programmatic ads. Nah, dalam bahasan kali ini MAI akan membahas tentang programmatic ads. Simak baik-baik, ya!
Programmatic ads merupakan salah satu metode beriklan yang menggunakan kolom yang telah disediakan oleh organisasi atau pemilik website yang telah disetujui oleh pengelola aplikasi periklanan atau biasa disebut sebagai publisher. Website yang telah mengantongi persetujuan dari pihak pengelola aplikasi inilah yang nantinya bisa dipasang programmatic ads. Beberapa contoh platform yang memungkinkanmu untuk bisa menikmati layanan programmatic ads adalah berbagai platform media online, seperti YouTube, Google, dan lain sebagainya.
Programmatic ads bekerja dengan memanfaatkan kecanggihan kecerdasan Artificial Intelligence (AI) agar bisa menembak market yang lebih spesifik dan tertarget serta bisa bekerja secara real time. Cara ini memungkinkan programmatic ads memiliki tingkat efisiensi yang tinggi jika dibandingkan dengan metode iklan lain. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan bagi para pengiklan dan publisher karena mereka tak lagi perlu menggunakan cara konvensional.
Cara kerja programmatic ads ini pun cukup mudah, yakni kamu bisa memilih format iklan yang sesuai dengan produk atau layanan yang ingin kamu tawarkan. Sebagai pengiklan, kamu juga bisa mengatur biayamu sendiri tanpa perlu menghubungi publisher untuk proses negosiasi harga iklan. Jadi bisa dibilang, programmatic ads ini memungkinkanmu untuk bisa mengatur budget iklanmu sendiri sesuai dengan anggaran yang telah kamu siapkan. Nantinya, pihak publisher akan dibayar dari akumulasi biaya pemasangan iklan untuk berbagai iklan digital yang terpasang pada platform tertentu yang sedang digunakan.
Baca Juga: Mengenal Performance Marketing: Apa saja jenisnya dan cara kerjanya
Setelah mengetahui apa pengertian dari programmatic ads, kamu harus tahu beberapa jenis programmatic ads yang seringkali digunakan kampanye digital oleh pihak pengiklan, seperti sebagai berikut:
Seperti namanya, output iklan ini tampil melalui platform video. Karena output-nya video, iklan jenis ini menjadi iklan yang menjadi favorit para pengiklan. Ada 3 kategori video ads yang bisa kamu pilih, seperti:
Seperti namanya, iklan ini akan ditampilkan dalam output visual yang akan dimunculkan pada bagian-bagian tertentu di website atau blog online, seperti header, in-content, sidebar hingga footer dari suatu konten website.
Beberapa platform, seperti Google, Microsoft atau Yahoo! Berperan sebagai platform yang akan digunakan oleh publisher dan advertiser untuk memfasilitasi media atau slot iklan. Saat iklan terpasang dan mendapatkan insight, di sinilah publisher iklan akan mendapatkan keuntungan.
Contoh dari display ads ini adalah iklan yang muncul pada artikel website secara acak. Jika audiens tertarik dan mengklik iklan tersebut, maka cost per click (CPC) akan terhitung dan masuk ke publisher.
Hampir mirip dengan display ads, native ads memiliki bentuk yang terbilang normal atau seperti konten-konten pada umumnya yang terstruktur, seperti adanya judul, H2, H3 dan fitur read more pada bagian bawah iklan. Sekilas memang tampak seperti konten biasa, padahal ini adalah salah satu bentuk iklan native.
Jenis native ads akan muncul saat kamu memasukkan keyword tertentu di kolom komentar. Iklan jenis ini termasuk ke dalam SEM yang akan dikenali pada tanda tulisan “iklan” di bagian hasil pencarian. Untuk bisa memasang iklan jenis ini, para advertiser akan dikenakan biaya sesuai kebutuhan meski tidak ada satupun klik yang didapatkan.
Iklan jenis ini akan ditampilkan dalam berbagai konten, seperti postingan gambar, video, hingga story. Kelebihan dari iklan ini adalah adalah kamu bisa menganalisis iklan dengan tools insight untuk mengetahui performance iklan yang ditayangkan. Terlebih, masifnya pengguna di media sosial akan menjangkau target audiens lebih luas.
Iklan jenis ini menggunakan podcast atau saluran stasiun radio online dalam bentuk audio masa kini yang bisa dinikmati oleh semua orang.
Iklan jenis ini adalah penggabungan iklan tradisional dengan iklan terprogram, seperti iklan yang terpampang pada billboard yang disisipi audio di dalamnya. Sayangnya, jenis iklan ini tidak dapat mengetahui target audiens secara spesifik karena cukup ribet pembuatannya. Biasanya, programmatic ads di sini hanya mengandalkan faktor unik, seperti cuaca dan letak geografisnya saja.
Dalam programmatic ads, ada beberapa istilah yang harus kamu kenali agar dalam prosesnya bisa memudahkanmu untuk memulai programmatic ads. Berikut istilah dalam programmatic ads yang harus kamu tahu:
Untuk bisa memasang programmatic ads sangatlah mudah. Pertama-tama kamu harus paham dulu step dasar untuk bisa memulai iklan programmatic ads, sebagai berikut:
Pertama kali yang harus kamu lakukan adalah dengan membuat website atau marketplace terlebih dahulu yang nantinya akan digunakan sebagai landing page. Landing page inilah yang akan memudahkan calon konsumen yang melihat iklanmu bisa mencari tahu lebih lanjut mengenai produk atau layanan yang kamu tawarkan secara lebih detail.
Setelah memiliki landing page, kamu bisa memilih salah satu dari beberapa jenis dan bentuk dari programmatic ads yang sesuai dengan materi iklan yang sudah kamu rancang sebelumnya sesuai dengan budget yang kamu miliki. Beberapa jenis programmatic ads sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, seperti video, GIF, banner, teks, dll.
Untuk lebih detailnya, berikut cara kerja programmatic ads step by step:
Setelah pemilihan jenis iklan sudah selesai, maka kamu cukup menyelesaikan rangkaian transaksi tanpa perlu menghubungi publisher melalui pesan atau telepon priadi. Dari sinilah, kamu tinggal menunggu iklanmu tayang dan menyasar target yang telah kamu sesuaikan dengan database publisher sebelumnya.
Baca Juga: Apa itu ROAS? Pengertian dan Cara Menghitungnya
Selain mudah digunakan dan menguntungkan, berikut keuntungan yang akan kamu dapatkan saat kamu menggunakan digital programmatic ads, sebagai berikut:
Itu dia berbagai informasi menarik mengenai digital programmatic ads yang sudah kamu ketahui di atas. Menarik sekali bukan, bahwa ada iklan digital yang ternyata mampu memanfaatkan ruang digital publisher yang dapat digunakan untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan bahkan meningkatkan penjualan produk atau layananmu hanya dengan modal landing page atau website saja?Nah, kalau kamu mau tahu lebih lanjut tentang programmatic ads dan manfaatnya untuk bisnismu, langsung saja hubungi MAI karena kami akan membantumu untuk untuk membuat bisnismu dikenal banyak orang melalui programmatic ads. Para professional kami akan membantumu untuk set goals hingga mencapai target bisnismu. Klik di sini sekarang untuk tahu infonya lebih lanjut!
Contact us now to discuss your goals, explore our tailored solutions, and embark on a journey that transforms possibilities into realities