Contoh Strategi Digital Marketing yang Efektif

 Contoh Strategi Digital Marketing yang Efektif

Saat ini digital marketing telah menjadi tulang punggung suatu bisnis dalam upaya membangun brand dan mencapai audiens secara efektif di era digital. Terlebih lagi perkembangan teknologi yang makin maju dan perubahan perilaku konsumen turut serta dalam mendorong perusahaan-perusahaan untuk berinovasi dalam menciptakan strategi marketing yang efektif.

Dengan begitu banyak platform dan tools (alat) digital yang bermunculan siap membantu para marketer dalam mengembangkan strategi digital marketing yang inovatif dan berhasil. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi contoh strategi digital marketing yang sukses dan dapat diaplikasikan dalam berbagai bisnis.

Baca Juga: Apa itu Digital Marketing? Definisi, Manfaat, Cara Memulainya

Apa itu Strategi Digital Marketing?

Sebelum kita masuk ke apa saja contoh strategi digital marketing secara spesifik, mari kita memahami terlebih dahulu apa itu strategi digital marketing? Jika ditelisik lebih dalam, pengertian strategi sendiri merupakan sebuah bentuk perencanaan yang mengintegrasikan tujuan, kebijakan, reaksi atau situasi lingkungan yang terjadi dan sumber daya yang dimiliki menjadi suatu kesatuan yang utuh untuk mencapai sasaran atau keuntungan yang diharapkan.

Sementara digital marketing sendiri secara singkat dapat dijelaskan sebagai suatu proses strategi pemasaran yang menggunakan teknologi digital dan perangkat yang didukung oleh koneksi internet dalam mencapai target audiens, seperti social media, iklan online, konten berbasis web, email, SEO (Search Engine Optimization), dan banyak lagi.

Maka strategi digital marketing merupakan serangkaian rencana untuk membangun eksistensi brand atau bisnis di ranah digital yang bertujuan untuk mencapai target digital marketing itu sendiri. Proses strategi digital marketing ini melibatkan banyak riset untuk memilih instrumen atau tools apa yang cocok untuk audiens.

6 Contoh Strategi Digital Marketing

Setelah memahami pengertian dari strategi digital marketing, kamu perlu mengetahui beberapa macam dan contoh strategi digital marketing, beserta bagaimana penerapannya pada bisnis atau brand yang telah menjalaninya berikut ini!

1. Penerapan SEO

SEO atau kepanjangan dari Search Engine Optimization merupakan suatu upaya agar website atau blog kamu mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google secara organik. SEO sendiri bertujuan untuk mengarahkan lebih banyak leads atau orang untuk menuju ke situs web kamu. Hal paling mendasar dalam penerapan SEO adalah mengoptimalkan penggunaan keyword dan pembaruan website. 

Biasanya mesin pencari seperti Google menggunakan kata kunci, frasa, algoritma, pembaruan situs web, dan kejelasan bahasa untuk menentukan peringkat situs web pada halaman pertama. Maka dari itu kamu perlu memahami penerapan SEO dalam penggunaannya pada website bisnis mu.  Ada beberapa langkah yang perlu kamu gunakan saat menggunakan strategi SEO sebagai strategi digital marketing yang bisa diterapkan pada website:

  • Penggunaan keyword khusus (paling banyak dicari) pada halaman website atau konten di blog
  • Memasukkan link dari satu halaman ke halaman lainnya dalam satu website (internal link)
  • Membuat backlink atau link yang menuju website-mu terdapat di website lain
  • Menggunakan tools bantuan seperti Google Analytics dan Google Search Console untuk menganalisis traffic website-mu
  • Kamu juga bisa mempelajari membaca data dari tools Google tersebut seperti; cara melihat jumlah pengakses baru dan jumlah klik pada setiap halaman website kamu

Contoh strategi digital marketing dengan studi kasus: misalnya, kamu memiliki blog atau website yang menjual product fashion. Kamu bisa menggunakan SEO untuk meningkatkan kemungkinan diklik-nya website kamu oleh orang yang menggunakan keyword populer terkait fashion, seperti: “Outfit 17-an”, “OOTD untuk konser”, “Hijab untuk interview”, dan lain sebagainya.

Pada penerapan strategi digital marketing ini, kamu sebenarnya bisa mempelajarinya sehingga dapat mengurangi biaya. Namun, jika bisnismu sedang berkembang pesat dan memiliki dana yang cukup, kamu dapat membentuk tim khusus yang menangani SEO pada website dan blog atau menggunakan SEO yang berbayar yakni SEM atau kepanjangan dari Search Engine Marketing. 

SEM sendiri memiliki tujuan dan cara kerja yang cukup sama dengan SEO, yang membedakannya hanyalah SEM berbayar sementara SEO itu organik yang mana membutuhkan waktu lebih lama untuk melihat hasilnya jika dibandingkan dengan SEM.

2. Menggunakan Pay-Per-Click Advertising

Seperti yang telah disinggung di poin sebelumnya, jika kamu memiliki budget lebih dalam menerapkan SEO, maka kamu dapat menggunakan strategi digital marketing berikutnya yaitu Search Engine Marketing (SEM). Nah, PPC atau pay-per-click advertising sendiri merupakan bagian dari strategi digital marketing SEM di mana pengiklan membayar biaya setiap kali iklan mereka diklik. Biasanya iklan tersebut terdapat pada halaman pencarian google dengan menggunakan layanan Google Ads.

Bagi kamu yang baru memulai menggunakan digital marketing, PPC adalah strategi digital marketing yang sangat berguna. Selain dapat mendorong website-mu muncul di bagian paling atas pada hasil pencarian, PPC juga membantu kamu mendapatkan pelanggan atau audiens secara langsung. 

Contoh strategi digital marketing dengan studi kasus: misalnya, kamu memiliki blog atau website yang menjual product fashion. Kamu bisa menggunakan PPC untuk menjangkau lebih banyak orang yang menggunakan suatu keyword seperti: “Beli sepatu”, “Sepatu murah”, “Kemeja trendy”, dan lain sebagainya.

Baca Juga: SEO vs SEM: Apa Perbedaannya?

3. Content Marketing

Salah satu aspek kunci dari strategi digital marketing yang efektif adalah konten berkualitas. Membangun blog yang informatif dan relevan dengan bisnis kamu dapat membantu menarik perhatian audiens potensial. Buatlah konten yang mengedukasi, menghibur, atau memecahkan masalah bagi target pasar kamu. 

Misalnya, jika kamu memiliki bisnis alat-alat travelling, kamu dapat membuat artikel mengenai perlengkapan yang dibutuhkan ketika pertama kali melakukan travelling. Selain itu, kamu juga bisa membuat konten video mengenai rekomendasi tas travel yang cocok untuk backpacker. Namun, konten tersebut akan semakin menjadi efektif jika kamu dapat memadukannya dengan metode SEO.

Contoh strategi digital marketing dengan studi kasus: Tokopedia – “Tokopedia Academy”

Tokopedia sendiri merupakan salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia. Mereka meluncurkan “Tokopedia Academy” sebagai bagian dari strategi digital marketing yang difokuskan pada content marketing edukasi. Mereka menyediakan berbagai kursus online gratis tentang berbagai topik yang berkaitan dengan bisnis, teknologi, dan kewirausahaan. Ini tidak hanya membantu para pelaku usaha untuk memahami platform Tokopedia, tetapi juga mengangkat citra Tokopedia sebagai mitra dalam pengembangan usaha mereka.

4. Social Media Marketing

Bicara digital marketing, rasanya tidak boleh melewatkan salah satu strategi digital marketing yang paling sering digunakan yakni social media marketing. Apalagi saat ini sebagian besar masyarakat menghabiskan waktu di platform media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok, perusahaan memiliki kesempatan besar untuk terhubung dengan audiens mereka.

Nah, salah satu contoh paling menonjol dari strategi digital marketing satu ini adalah campaign social media yang kreatif. Jadi tidak hanya sekadar membuat konten di social media, tetapi membuat suatu campaign untuk menyebarkan satu pesan khusus dalam mencapai tujuan digital marketing tertentu.

Contoh strategi digital marketing dengan studi kasus: Gojek – “Hidup Tanpa Batas”

Gojek, layanan ride-hailing dan pengiriman makanan terkemuka di Indonesia, berhasil meraih perhatian dengan campaign social media “Hidup Tanpa Batas” pada tahun 2017. Mereka menggabungkan konten berupa video pendek yang menyoroti berbagai pengalaman yang dapat diakses oleh para pengguna melalui layanan mereka. Campaign ini diperkuat oleh penggunaan hashtag khas, tantangan, dan kolaborasi dengan influencer terkemuka. Hasilnya, campaign ini viral dan menghasilkan kenaikan pesat dalam jumlah pengguna baru.

5. Email Marketing

Email marketing tetap menjadi alat yang kuat dalam strategi pemasaran digital. Namun, kunci keberhasilan terletak pada personalisasi. Kumpulkan data tentang pelanggan Anda dan kirimkan email yang disesuaikan dengan preferensi dan perilaku mereka. Biasanya ada dua jenis email marketing yang bisa kamu ikuti:

  • Email promosi 

Email ini dapat berisi promosi yang sedang kamu kampanyekan. Kamu dapat memberitahukan penawaran khusus, rilis produk baru, dan diskon kepada pelanggan. 

  • Email Informasi 

Dengan jenis email ini, kamu dapat memberikan konten berupa berbagai macam informasi, seperti tips and trik, rekomendasi produk atau informasi terupdate mengenai bisnis kamu.

Contoh strategi digital marketing dengan studi kasus: Traveloka – Penawaran Personal Melalui Email

Traveloka, platform pemesanan tiket dan akomodasi, menggunakan pemasaran berbasis data untuk mengirim penawaran yang personal kepada pelanggan mereka. Mereka menganalisis data dari pembelian atau perjalanan sebelumnya dan preferensi pelanggan untuk mengirimkan penawaran khusus tentang destinasi yang relevan. Pendekatan ini telah membantu Traveloka meningkatkan tingkat konversi dan retensi pelanggan.

6. Influencer Marketing

Strategi digital marketing satu ini biasanya dipadupadankan dengan social media marketing. Biasanya influencer marketing dan social media marketing berdiri dalam satu payung campaign digital yang sama. Nah, kolaborasi social media kamu dengan influencer dapat menjadi cara efektif untuk memperluas jangkauan digital marketing kamu. Influencer memiliki audiens yang berdedikasi dan terlibat, yang dapat membantu brand kamu menjangkau lebih banyak orang.

Contoh strategi digital marketing dengan studi kasus: Wardah Cosmetics – Kerjasama dengan Selebriti

Wardah Cosmetics, merek kosmetik lokal terkemuka, telah berhasil memanfaatkan kekuatan influencer dalam strategi pemasaran mereka. Melalui kolaborasi dengan selebriti dan beauty influencer ternama di Indonesia, mereka tidak hanya mempromosikan produk mereka, tetapi juga mengedukasi audiens tentang tren kecantikan terbaru dan cara menggunakan produk Wardah. Keterlibatan influencer membantu merek ini membangun koneksi yang lebih dalam dengan konsumen mereka.

Cara Membuat Strategi Digital Marketing

Sekarang kamu telah mengetahui apa saja contoh strategi digital marketing beserta studi kasus yang telah menerapkannya. Sekarang kamu akan bertanya, bagaimana cara membuat strategi digital marketing? Berikut langkah-langkah atau cara membuat strategi digital marketing yang bisa kamu coba!

1. Definisikan Tujuan Bisnis

Pertama dalam menyusun strategi digital marketing yang perlu kamu lakukan adalah memahami tujuan bisnis kamu. Dengan mengetahui tujuan secara spesifik, kamu jadi mengetahui tujuan digital marketing untuk apa? Apakah untuk meningkatkan penjualan, meningkatkan pengunjung website, atau meningkatkan brand awareness. Lalu kamu juga jadi mengetahui berapa lama jangka waktu digital marketing yang kamu butuhkan.

2. Kenali Target Audience

Langkah berikutnya dalam memulai digital marketing adalah menetapkan target audiens yang ingin kamu sasar. Kamu sudah mengetahui bahwa digital marketing itu terukur dan spesifik, maka kamu butuh mengenal lebih dalam seperti apa target audiensmu. Kamu bisa mulai mempertimbangkan faktor-faktor seperti berapa usianya, jenis kelaminnya, berapa pendapatannya, apa hobinya, dan lain sebagainya. Semakin kamu mengenali target audiens, semakin mudah memetakan strategi digital marketing yang cocok untuk produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Contohnya Nike. Meski sudah spesifik mengetahui target audiensnya adalah orang-orang yang menyukai olahraga, Nike tetap menggali lebih dalam lagi target audiensnya sehingga memiliki treatment ads digital yang berbeda. Cara komunikasi sepatu Nike umum dengan sepatu Nike khusus perempuan akan berbeda.

3. Pahami Digital Marketing Funnel

Digital marketing funnel merupakan sebuah model yang mewakili seluruh proses perjalanan pembelian customer, mulai dari mereka belum tahu jadi tahu, hingga akhirnya tertarik dan menjadi customer. Digital marketing funnel membantu kamu memahami target audiens target dan platform yang tepat. Berdasarkan customer journey, sekiranya ada 5 Digital Marketing Funnel yang harus kamu pelajari secara bertahap:

  • Awareness
  • Consideration
  • Conversion / Decision
  • Action / Retention

Dengan mengetahui digital marketing funnel, kamu bisa mengetahui di fase mana bisnis kamu berada dan strategi digital marketing apa yang paling efektif untuk dilakukan.

4. Content Plan

Sebelum membuat konten yang berkualitas, kamu bisa mulai memikirkan jenis konten seperti apa yang cocok pada setiap platform yang kamu pilih karena setiap platform memiliki treatment konten yang berbeda. Contohnya Twitter yang cenderung text base akan lebih cocok untuk mempromosikan produk secara tulisan daripada harus membuat video, walau Twitter sekarang dapat memutar video juga.

Jenis konten yang bisa kamu pertimbangkan diantaranya bisa berupa:

  • Konten informatif: tutorial, keunggulan produk, solusi
  • Konten hiburan
  • Konten interaktif
  • Konten tap in to trend agar selalu relevan dengan audiens

Masih banyak lagi jenis konten yang bisa kamu eksplor dan sesuaikan dengan platform yang kamu pilih. Setelah kamu memilih jenis konten, kamu bisa membuat strategi untuk menentukan konten seperti apa yang akan dijalankan.

5. Gunakan Data untuk Evaluasi

Apakah sudah berakhir di dalam pembuatan konten? Tentu saja tidak, langkah berikutnya dalam memulai strategi digital marketing adalah menggunakan data untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja digital marketing yang kamu berjalan. Apakah telah berhasil mencapai tujuan yang kamu inginkan? Atau apa saja yang kurang dalam strategi digital marketingnya? 

Penggunaan data ini tidak hanya berguna dalam menganalisa strategi digital marketing yang kamu jalankan, tetapi juga berlaku untuk melihat seperti apa strategi digital marketing yang dilakukan oleh kompetitor. Tentu saja hal ini juga berlaku sebaliknya. Dengan mempelajari apa yang kompetitor lakukan, kamu jadi punya banyak pertimbangan strategi apa yang akan kamu gunakan selanjutnya.

Baca Juga: Istilah-Istilah Digital Marketing yang Perlu Kamu Ketahui

Kesimpulan

Strategi digital marketing terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan perilaku konsumen. Berbagai contoh strategi digital yang telah dibahas di atas menggarisbawahi pentingnya kreativitas, konten yang memberikan value, keterlibatan influencer, dan personalisasi dalam strategi pemasaran digital. Meskipun setiap bisnis memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda, prinsip-prinsip ini dapat diadaptasi untuk mencapai kesuksesan dalam menghadapi persaingan di era digital yang semakin berkembang.Selalu ingat bahwa digital marketing bukanlah tugas sekali jalan, tetapi perjalanan yang melibatkan pengujian, analisis, dan penyesuaian berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat dan komitmen untuk terus belajar, kesuksesan dalam digital marketing dapat dicapai oleh siapa pun. Jika kamu butuh bantuan dari para profesional di bidang digital marketing dalam menjalankannya, kamu bisa menghubungi MAI, digital company yang telah berpengalaman dalam social media management dan digital marketing yang siap mempermudah pekerjaanmu dalam mencapai target bisnismu. Jadi jangan ragu untuk konsultasikan kebutuhanmu pada kami! Yuk hubungi kami sekarang!

Other articles you might like